Tampilkan postingan dengan label Dunia Astro. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Dunia Astro. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Februari 2012

Planet-planet Calon Pengganti Bumi

Teknologi memungkinkan manusia menjelajah keluar Bumi untuk meneliti lebih jauh lagi mengenai pembentukan alam semesta. Berbagai eksplorasi dan penelitian menyimpulkan sejumlah planet memberikan harapan baru

Jumat, 09 Desember 2011

7 Skenario Astronom Untuk Menemukan Alien

Ini masih jadi misteri besar, apakah selain manusia, ada mahluk cerdas lain di jagad raya ini. Pencarian mahluk ekstraterresterial (ET) bahkan dimulai sejak 50 tahun lalu, ketika ilmuwan Universitas Cornell, Frank Drake mengarahkan teleskop radio ke arah bintang, mengharap bisa menangkap transmisi dari alien.

Senin, 10 Oktober 2011

Kiamat Bumi di Tangan Planet Nibiru?


INILAH.COM, Jakarta – Planet Nibiru sempat menghebohkan dunia, karena banyaknya pihak yang percaya bahwa planet ini akan menghantam Bumi dan memusnahkan manusia pada 2012.

Sebuah tayangan di YouTube pada 2011, cukup meresahkan banyak orang yang menontonnya. Namun, ternyata hal ini juga menjadi pembicaraan hangat di situs-situs lain. Menurut astronom planet David Morrison di NASA Ames Research Center dan ilmuwan senior di NASA Astrobiology Institute, saat ini terdapat dua juta situs yang membahas perihal tabrakan Planet Nibiru tersebut.

Tata Surya Paling Aneh

Ilustrasi tata surya teraneh berisi dua bintang raksasa yang mengitari dua planet kembar.

KOMPAS.com — Tim astronom yang salah satu anggotanya adalah Dr Gavin Ramsay dari Observatorium Armagh menemukan bukti adanya tata surya atau sistem keplanetan yang paling aneh. Dalam tata surya tersebut, dua planet raksasa mengitari bintang ganda bernama UZ For yang terdiri dari bintang katai merah dan katai putih.

16 Planet Mirip Bumi Ditemukan??


CALIFORNIA – Para astronom berhasil menemukan 50 planet baru yang berada di luar tata surya dengan menggunakan perangkat pemburu planet yakni HARPS.

Sebanyak 16 planet memiliki ukuran yang lebih besar dari pada Bumi. Salah satu dari planet luar surya itu mengorbit di tepi zona layak huni yang kondisinya mendukung kehidupan dan bisa menjadi tempat tinggal makhluk hidup seperti halnya Bumi.

Dengan memperlajari sifat dari semua planet yang ditemukan oleh HARPS, para ilmuwan mengungkapkan 40 persen dari bintang-bintang tersebut mirip dengan matahari. Namun setidaknya ada satu planet yang memiliki bobot lebih ringan dari planet Saturunus.

“Penemuan besar dari HARPS telah melampaui semua harapan dan mencakup populasi yang sangat banyak dari planet yang memiliki ukuran lebih besar dari Bumi dan beberpa memiliki jenis yang sama dengan Neptunus, semua planet pada umumnya memang mirip dengan Matahari,” jelas MIchel Mayor, Pimpinan HARPS, dari University of Geneva, Swiss.

“Bahkan ini merupakan hasil yang lebih baik yang menunjukan kecepatan dalam hal penemuan planet yang berada di luar tata surya kita,” tambahnya.

Seperti dikutip TG Daily, Selasa (13/9/2011), salah satu planet yang memiliki 3,6 kali lebih besar dari massa Bumi dijuluki HD 85512 b. Planet ini berada di tepi zona layak huni yang berada disekitar bintang dengan kemungkinan memiliki air dan hampir sama dengan Bumi. Sehingga nantinya mungkin bisa dijadikan tempat tinggal manusia dikemudian hari.

“Ini adalah planet massal terendah yang ditemukan dengan metode kecepatan radial, planet ini berpotensi terletak di zona habitasi bintang dan merupakan planet bermassa rendah kedua yang berhasil ditemukan oleh HARPS di dalam zona layak huni,” lanjut Lisa Kaltenegger, seorang ahli pada kelayakhunian exoplanets.

Menurut pejabat setempat, para astronom yakin mereka telah menemukan planet yang lebih berpotensi untuk dihuni yang berada di sekitar bintang mirip dengan Matahari.

“Dalam sepuluh sampai dua puluh tahun mendatang, kita harus memiliki daftar planet yang berpotensi untuk dihuni di lingkungan Matahari. Ini merupakan hal penting yang harus kami lakukan,” tambahnya. (tyo)okezone

Sumber : http://krishnabalagita.wordpress.com/2011/09/21/astronom-temukan-16-planet-mirip-bumi/